Mungkin pertanyaan dari judul bukan hanya menjadi pertanyaan saya saja di internet, tetapi tentunya banyak blogger yang juga menyimpan hal ini dalam hati. Apakah benar paid per review atau paid by review atau paid to review (istilah saja susah banget) itu bisa dikategorikan termasuk paid link? Tentunya kecurigaan ini cukup beralasan, bagi saya yang pernah merasakan blog-blog saya masuk ke “penjara” Google, sudah cukup kapok saya menerima orderan paid per review ini.
Walaupun tidak terlalu berani menyakinkan bahwa apa yang menjadi opini saya benar adanya, setidaknya produk-produk seperti ini mengharuskan kita menaruh link rel “do-follow” dan bukan “no-follow” sudah menjadi indikasi awal bahwa program macam ini adalah bagian dari apa yang bisa dinamakan paid link. Dan tentu saja kita tahu konsekuensi yang terjadi jika ada paid link di blog / website kita bukan?
Hmm..jangan hanya karena noda setitik, rusak susu sebelanga..,,
Tadi siang tidak sengaja mendapatkan sebuah ulasan dari sebuah blog yang cukup ternama di dunia yang membahas ini, dan ini cukup menguatkan prasangka saya sehingga saya berani untuk menilai bahwa program paid review adalah termasuk paid link yang dimusuhi oleh Google dan search engine lain. Saya sendiri pernah ditawarkan beberapa kali untuk mereview produk, hanya sekali saja saya terima, itu sebelum Google secara terbuka mengumumkan perang terhadap sistem paid link yang menjamur di internet yang dikomandoi oleh TLA (Text-Link-Ads).
Advertisers and publishers could be penalized for participating in sponsored reviews.
That means your blog could see a significant decline in its Google page rank or could be removed from Google search results entirely.Sumber: klik disini
Just to chime in and expand on Adam’s comment: Google wants to do a good job of detecting paid links. Paid links that affect search engines (whether paid text links or a paid review) can cause a site to lose trust in Google.
Sumber: klik disini
Masih nyari duit dari SponsoredReviews atau ReviewMe?
Sampai saat ini saya masih bingung istilah yang pakem itu yang mana, pay per review atau paid per review, pay per post atau paid per post? Saya bukan termasuk orang yang pinter di istilah, lebih baik pinter di penerapan.. hehe.. (tapi saya tidak pinter dua2nya, saya hanya pintar “berbohong”)
Baca Juga:
- SocialSpark - Paid Per Post Review Yang Memperbolehkan NOFOLLOW
- AdReviewCamp - Dibayar per Post Review di Blog
- SEO - Dengan siapa seharusnya tukaran link (link exchange)?
- info - Aturan baru jumlah link unit di Adsense
- Review Produk dan Mendapatkan Uang Dari Produk Tersebut
- Cara Sembunyikan Link Afiliasi Secara Aman dan Rahasia
- Review Apa itu Plurk | Cara Daftar | Kelebihannya | Kekurangan
- Cara Mengetahui Apakah Username Masih Tersedia / Tidak Dengan Cepat
- Cara Menbuat Link HTML Samaran dengan Mengubah Style Cursor
- Unpaid Link di Sedo
- Ripway - Hosting Gratis Javascript Yang Mengizinkan External Link
- Tutorial Kustomisasi Link Read More atau Continue Reading di Wordpress
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment
Recent Posts
- Menambahkan Signature di GMail,Yahoo,Hotmail,AOL Mail
- Merekam Pembicaraan Di Skype - Yahoo Messenger - Gtalk
- Perangkat Lunak Tes Kebohongan di iPhone & iPod Touch
- TokBox - Pesan Akan Lebih Hidup dengan Video Messaging
- Meebo - Bisa Koneksi ke Facebook dan MySpace Sekarang !
- Panduan Basic Google SEO Melalui Video
- Download Windows Live Messenger 2009
- Menambahkan Efek Salju pada Foto di Flickr
- VBScript Pengingat Menambahkan Attachment di Microsoft Outlook
- Mengakses Ratusan Program Windows dari Linux dgn Wine 1.0
- Mencari Foto Yang Mirip Satu Dengan Lain di Facebook Dengan Gazopa Book
- Mencari Jawaban Atas Pertanyaan Pengetahuan Umum di Internet Dengan QuizBot
jadi gimana dong
copy yah artikelnya…thanks
linkback ya..