May 12 2007
Menyemai Benih Arabicum

Teknik baru yang yang bisa menghasilkan bibit arabicum dengan tingkat keberhasilan mencapai 95% merupakan cara terbaik yang ditemukan pada saat ini.
Pada umumnya bibit Arabicum yang diambil konsumen apabila sudah berumur 3 - 4 bulan.
Tahap pertama yang perlu dilakukan :
- Benih Arabicum direndam dalam air yang steril selama kurang lebih 3 jam. Sewaktu perendaman ini, tidak perlu lagi menggunakan anti jamur, karena air yang digunakan sudah steril dari berbagai bakteri.
- Benih diangkat dari air dan disemai dalam spakumus basah. Sehingga 3 hari kemudian benih sudah berkecambah.

Untuk benih yang sudah berumur 2 minggu dan jumlah helai daun sebanyak 4, bibit bisa dipindahkan ke media campur dari sekam.
Dalam hal ini bibit sebaiknya terkena sinar matahari, sehingga pertumbuhannya dapat semakin cepat.
Related posts:





Salam,
Pak/Bu, saya baru mulai tertarik dengan adenium, bisa dijelaskan yang dimaksud dengan spakumus itu apa?, kemudian yang dimaksud media campur dari sekam, itu contentnya apa saja dan perbandingannya berapa?
terima kasih,
teki
1. wah saya pun tertarik dengan pembenihan system yang saudara/i lampirkan…dan saya kurang paham apa yang di maksud spakumus. tolong terangkan lebih detil..thx
spakumus itu semacam kapas atau media yg lembab yg bisa memancing akar keluar dengan cepat..
Mungkin anda ingat cara menanam tauge dengan kapas di tempat yg gelap?
tapi saya tidak menganjurkan untuk menggunakan kapas, lebih baik lagi kalau dengan menggunakan media sekam bakar yg dihancurkan kecil2.. (jangan terlalu halus) atau gabah padi dan harus dalam kondisi yg selalu lembab (basah tapi tidak tergenang/becek). Dan bedanya dng tauge, supaya cepat berkecambah, justru arabicum ini membutuhkan intensitas cahaya matahari yang tinggi.. silahkan dicoba.. cara ini sangat efektive dan seperti yg sudah disebutkan, keberhasilan mencapai 95%. Dan sudah terbukti berkhasiat..
saya sudah coba cara anda, berhasil tuh.
dalam waktu 4 hari biji arabicum yak sing buri yang saya punya
bisa berkecambah.
trim atas informasinya…
kalau bisa kasih tips yang lainnya dong, mengenai arabicum
Kalo cara yang saya praktekan ialah dengan media Sekam padi yg sudah disangrai dicampur dengan cocopeat ( serbuk serabut kelapa ) ditambah pasir dg perbandingan 30:30:40
jng lupa dibawah media diberi p[otongan kecil sterofoam agar sirkulasi air siraman lancar.
setelah Biji Arabicum ditanam kemudian tutup atas pot dengan plastik transparan utk menjaga kelembaban media sampai tunas muncul boleh sekali-kali plastik dibuka untuk menyiram media dengan sprayer. itu juga kalo media kering…
boleh dicoba .. info lain menyusul
1. Pak / ibu saya pemula hobi arabicum, yang saya ingin tanyakan bagaimana mengetahui ukuran diameter bibit arabicum yang msih berumur 2 bulan dan 5 bulan.
2.Dan saya juga mohon informasinya mengenai media pembesaran bibit arabicum dan juga media yang tepat untuk mempercepat bonggol arabicum remaja. Yang saya tahu campuran pasir malang + sekam bakar dan pupuk kotoran kambing.
Terimakasih banyak Informasinya.
Bravo Pencinta Adenium