Jun 29 2007
Jeli VS Kesempatan
Ada sebuah cerita menarik dan bisa diambil poin2nya..
Sewaktu di luar negri, seseorang mendapat voucher yang bisa dipakai untuk membeli mainan, sebagai oleh2 untuk anaknya.
Keesokan harinya pada saat sedang jalan-jalan sendiri di downtown, dia melihat toko dengan tulisan “BIG SALE!”. Dalam hatinya berfikir, “pucuk dicinta, ulam tiba”. Segera dia memasuki toko itu, dan benar seluruh barang diskon besar-besaran sampai dengan 50%. Karena sayang dengan anaknya, orang itu ingin memberikan sebuah teleskop yang selama ini ingin dibeli untuk anaknya tapi belum kesampaian karena harganya sangat tinggi. “Ini adalah suatu peluang untuk menyenangkan anak saya!”, pikirnya..
Kemudian pada saat mau membayar, dia membuka dompet dan ternyata dia ga bawa vochernya. Pembelian teleskop-pun tertunda untuk sementara.
Kemudian orang itu datang lagi ke toko yang sama sewaktu hendak mau balik ke negaranya. Dia menyempatkan untuk berkunjung kembali dan ga mau kehilangan kesempatan.
Ternyata kondisi toko sudah dalam keadaan normal, tanpa diskon dan harga kembali seperti semula. Tentu saja dia kecewa, karena harga teleskop kembali menjadi sangat tinggi.
Dengan rasa berat hati, akhirnya dia membeli mainan mobil super sonic yang memang harganya ga semahal teleskop dan cukup murah.
Tapi ada rasa jengkel karena dia merasa sudah kehilangan kesempatan berharga! Dan peluang seperti itu untuk mendapatkan teleskop dengan potongan harga sangat langka dan voucher yang ada ditangan jadi mubazir..
Perjalanan langsung dilanjutkan ke airport dan kembali ke negaranya..
Setelah sampai rumah dan bertemu anaknya, si ayah memberikan mobil super sonic untuk anaknya.. Dan rekasi anak itu sangat diluar dugaan mereka jingkrak-jingkrak dan sangat senang..
Lalu si ayah menceritakan kalau tadinya dia hendak membelikan teleskop, tapi anak itu menjawab,”untung ayah ga beliin teleskop, saya lebih suka mobil seperti ini”.
Apa yang dikira orang itu ‘hilang kesempatan’ ternyata bukan jawaban dari kondisi permasalahan seperti ini.
Yang diharapkan adalah kejelian untuk menentukan pilihan.
No related posts.




