Ciri ciri gambar diri yg rusak / jelek:
1. Tidak berdamai dengan diri sendiri, tidak enak dengan diri sendiri/ tidak OK
2. Tidak damai sejahtera dan sukacita
3. Takut gagal, contohnya : paham perfeksionis, paham sempurna. Kalau penampilan tidak sempurna merasa tidak berharga, biasanya datang dari orang tua yg perfeksionis juga. Ada orang yg berpikir kalau tidak kaya/ sukses, tidak berharga.
4. Takut tertolak, sensitif kalau di kritik, sebenarnya kita harus memisahkan diri kita dengan penampilan kita. Contoh perumpamaan anak hilang Lukas 15
5. Takut di hukum Banyak orang terintimidasi karena penampilan Contoh: orang yg hidup karena penampilannya, selalu mengatakan :saya malu, apa kata orang katakan nanti, orang ini takut dinilai penampilannya jelek. Padahal diri kita tetap berharga. Sedangkan Yusuf lebh berat mengalami pencobaan tapi tidak pahit karena Yusuf pegang janji Tuhan, sehingga ia dapat bertahan.
Penampilan kita berubah ubah karena penampilan kita belum sempurna, sebab itu kalau focus kita penampilan BERBAHAYA!!!!!! Amsal 23:7 “JADI SESUAI APA YG KITA PERCAYA MAKA JADILAH ITU. KALAU KITA BERPIKIR KITA JELEK MAKA TERJADILAH ITU. Untuk cari cara berharga, orang mau bayar apa saja sehingga terikat dengan rokok, makan, alkohol, sex.
YESUS MENGASIHI KITA sehingga DIA mau mati untuk kita. Tipu harus dikalahkan dengan kebenaran.
Roma 3:28 MANUSIA DI BENARKAN KARENA IMAN.bukan karena melakukan hukum taurat.
Artinya : bukan karena penampilan manusia di benarkan tetapi karena Yesus telah mati dan manusia menjadi ciptaan yg baru. Kita di benarkan artinya dianggap tidak pernah berdosa.
1Yoh 4:10 Tuhan mengampuni dosa kita karena ada yg menebus. Anak itu yg diutus Allah membuat pendamaian bagi dosa dosa kita.
Roma 5:8 Allah menunjukkan kasihNYA pada kita, ketika kita masih berdosa. Yesus mati bukan karena penampilan kita, karena Yesus mengasihi pribadi kita.
2 Kor 5:17 (ciptaan baru) Artinya di dalam kristus kita sempurna, walaupun tubuh jiwa kita dalam proses. Kita diterima karena roh kita sempurna, bukan penampilan kita. Kita semua perlu tahu bahwa Tuhan menerima kita TANPA SYARAT
3 Yoh 1:2-3 Kemakmuran bukan sekedar di ukur dari kekayaan, kedudukan, gengsi. Ukuran Tuhan tentang makmur adalah sehat dalam segala sesuatu, bukan karena saja keuangan, kesehatan, tapi sumber dari semuanya itu sehat jiwa dan rohani. Kalau rohani kita sehat tidak banyak konflik.
Sukses adalah orang yg berhasil mengatasi konflik (termasuk diri sendiri, dengan Tuhan, dengan keluarga dsb), Tuhan mau kita sukses. Yg paling menyiksa manusia yaitu dirinya konflik terus (emosi) Yg membuat kita konflik bukan situasi, orang lain, barang, keadaan, tapi karena di dalam diri kita ada kepercayaan yg salah. Konflik tidak pernah habis, kalau kita belum bisa mengalahkan kepercayaan yg salah tsb. (tipuan iblis )
Ada 2 pilihan bagi kita :
1. Kerajaan Allah di mulai dengan kebenaran yg menghasilkan damai dan damai yg memberi sukacita
2. Kerajaan iblis membawa kepada kepercayaan konflik/ emosi yg akan menghasilkan keterikatan.
Benarkah manusia bisa membuat kita marah ????? Kalau benar, berarti hidup kita bisa di kontrol oleh orang lain. Ada sebagian orang di sakiti menjadi sakit, tapi sebagian lagi tidak. Pelajarilah apa yg diri kita perkatakan dengan diri kita sendiri. Temukan kepercayaan yg salah itu dari perkataan tersebut. Seringkali kita temukan bahwa perkataan kita yg jelek terhadap diri kita, bahwa kita tidak lagi berguna. Menang atau kalahnya seseorang terletak pada apa yg orang itu pikirkan. Belajarlah kontrol pikiran kita, orang yg tidak bisa kontrol diri biasanya karena dari kecil kemauannya selalu di turuti sehingga dia berpikir bahwa sesuatu yg dia mau adalah penting
Belajar katakan kebenaran untuk diri sendiri.
GBU
-taken from JNM-